Test Footer

Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Video “Cabul” Oknum Ketua Panwascam Hebohkan Masyarakat




NISEL | MJP

Perbuatan oknum Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Ulususua, berinitial SHN yang diduga melakukan “Cabul” alias Cabu Lela dengan seorang gadis yang terekam dalam Video berdurasi 13 menit 46 detik tersebut membuat heboh para staf di kantor Pengawas Pemilu Kabupaten Nias Selatan, Rabu (25/6).

Dalam video tersebut terlihat dengan jelas wajah Ketua Panwascam Ulususua SHN dan perempuan pasangannya ( identitas belum diketahui,red) dengan lahabnya melakukan Cabu Lela secara bersama-sama. Diduga kuat mereka melakukan Cabu Lela itu disalah satu lokasi Warnet, dimana terlihat adanya sekat-sekat bilik ruangan yang biasanya digunakan di Warnet sambil mengetik dan melihat ke layar monitor.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Ketua Panwascam Ulususua, Sadarhati Nduru, Rabu pagi (25/6) dikediamannya dengan enteng mengatakan bahwa latar belakang manusia pasti ada sisi buruk dan silahkan aja publikasikan.

“Setiap orang pasti ada latar belakang buruk, silahkan aja publikasikan dan saya tidak akan gentar menghadapinya,” ujar Sadarhati yang juga disebut-sebut sebagai oknum Pendeta/Penginjil tersebut.

Sementara itu, Ketua Panwas Kabupaten Nias Selatan, Titoni Manao ketika diminta tanggapannya Koran ini mengatakan telah melakukan pemanggilan terhadap Sadarhati Nduru untuk diproses secepatnya.


“Yang bersangkutan telah kami panggil melalui telepon untuk datang ke Kantor Panwas Kabupaten, Kamis (26/6)  guna mempertanggungjawabkan perbuatannya seperti yang terlihat dalam video tersebut. Jika terbukti, maka yang bersangkutan kami proses secepatnya dan kemungkinan akan di PAW dari jabatan Ketua Panwascam Ulususua,” tegas Titoni Manao.

Teman lama......

 Cika Ar............................

Gedung Gereja Jema'at BKPN Hiliwaebu Diresmikan 29 Juni 2014




1.              Gedung Gereja BKPN Hiliwaebu, Desa Sisarahili Susua Kec. Ulususua | BUDI LAIA



ULU SUSUA |  MJP

Berkat kegigihan dan kerjasama warga Jema’at Banua Keriso Protestan Nias (BKPN) Hiliwaebu, Desa Sisarahili Susua, Kecamatan Ulususua untuk memiliki tempat ibadah akhirnya berbuah  manis. Dimana, Gereja BKPN yang merupakan satu-satunya di wilayah Kecamatan Ulususua dan dijadwalkan akan diresmikan oleh Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi, pada Minggu 29 Juni 2014 mendatang.

Ketua panitia pembangunan dan peresmian gereja, Jekson Laia mengatakan walaupun pembangunan baru mencapai 75 %, namun masih sangat mengharapkan bantuan dan partisipasi masyarakat dalam rangka penyelesaian pembangunan gereja tersebut.  

"Walaupun pembangunan telah mencapai 75 %, namun kami sangat mengharapkan bantuan dan partisipasi masyarakat dalam rangka penyelesaian pembangunan gereja kami ini. Semoga dengan keberadaan gereja BKPN ini nantinya bisa lebih menambah kerukunan serta harmonisasi umat pada umumnya di Kecamatan Ulususua dan khususnya di Desa Sisarahili Susua," ujar Jekson Laia dalam rapat pembentukan panitia peresmian gedung Gereja BKPN, Minggu (11/5) lalu.

Adapun susunan Panitia terdiri dari Penasehat, Camat Ulususua Fataloza Giawa SH MH, Kades Sisarahili Susua Joely Laiya, Guru Jemaat Sukabudi Bu’ulolo, BPMJ Wa’azomasi Laia, Ketua Panitia Jekson Laia, A. Tibe Laia, Sekertaris Sozanolo Laia, Sukadamai Laia, Bendahara, Eliziduhu Laia, Miseri Laia.

Seksi dana, Ketua, Falo'olifu Laia, A. Serasi, Faisman Laia, A. Fila Laia, A.Selamat Laia, A. Linus Laia, Samaziduhu Laia. Konsumsi, A. Asi Nduru, A. Simeri Laia. Dekorasi, I.Riva Halawa, I.James Dachi, I. Leli Hia. Perlengkapan, A.Meri Laia, A. Rendi Laia. Keamanan, F. Budi Laia, Joko Laia, A.Tukari Laia, A.Yasi Laia, A.Carles Laia. Kesenian, A. Resmi Halawa dan sebagainya. (Budi Laia).

US SD Negeri Se-KECAMATAN ULUSUSUA TERSELENGGARA DENGAN BAIK



Tampak dalam gambar, Kacabdis Faduhusi Laia (tengah) didampingi Kepala SDN Susua Elizaman Laia (A.Winda), Kepala SDN Sisarahili Susua Jekson Laia, Kepala SDN Foikhu Fondrako Ramimbowo Laia dan Kepala SDN Hawa'uso Sopan Giawa. jarakpantau |BUDI

ULUSUSUA | JP

Ujian Nasional (UN) atau Ujian Sekolah (US) Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kecamatan Ulususua mulai diselenggarakan, Senin (19/5).

Pelaksanaan US di Sub Rayon 20 yang berlokasi di SDN Susua diikuti sebanyak 77 orang siswa/i yang dibagi menjadi 6 ruangan terdiri dari, SDN SUSUA 41 siswa/i, SDN Sisarahili Susua 10 siswa/i, SDN Foikhu Fondrako 16 siswa/i, SDN Hawa'uso 10 siswa/i.

Menurut Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Kecamatan Ulususua, Faduhusi Laia didampingi Ketua Panitia US SDN se-Kecamatan Ulusua yang juga merupakan Kepala SDN Susua, Elizaman Laia (A.Winda) kepada jarakpantau mengungkapkan bahwa penggabungan pelaksanaan UN tersebut dilakukan karena adanya persyaratan yakni tempat lokasi sekolah untuk pelaksanaan harus memiliki siswa/i peserta minimal 20 orang keatas, fasilitas gedung yang memadai sehingga siswa/i aman dalam menghadapi ujian.

"Persyaratan utama sebagai lokasi tempat pelaksanaan ujian harus memiliki peserta minimal 20 orang siswa/i dan memiliki gedung serta lokasinya dapat terjangkau oleh sekolah yang terdekat," papar Kacabdis yang diamini oleh Elizaman Laia.

Lebih lanjut Kacabdis yang sering disapa A. Darnis tersebut memaparkan bahwa SDN se-Kecamatan Ulususua terbagi 5 Sub Rayon, yakni SDN Fondrako Raya, SDN Amandraya, SDN Hiliaramba, SDN Susua dan Lahusa Susua dengan jumlah peserta US seluruhnya 253 orang siswa/i dari 13 Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Ulususua. 
 
Adapun SDN Se-Kecamatan Ulususua yakni, SDN Susua dengan Kepala Sekolah Elizaman Laia, SDN Sisarahili Susua dengan Kepala Sekolah Jekson Laia, SDN Foikhu Fondrako dengan Kepala Sekolah Ramimbowo Laia, SDN Hawa'uso dengan Kepala Sekolah Sopan Giawa, SDN Hiliaramba dengan Kepala Sekolah Fanandrododo Bu'ulolo, SDN Hilidanaya'o dengan Kepala Sekolah Tulusan Laia, SDN Tuhemberua dengan Kepala Sekolah yang diwakili oleh Amonius Giawa, SDN Amandraya dengan Kepala Sekolah Samaeli Laia, SDN Sifaoro'asi dengan Kepala Sekolah Yulia Halawa diwakili oleh Asabudi Zebua, SDN Fondrako Raya dengan Kepala Sekolah Yosia Halawa, SDN Lahusa Susua dengan Kepala Sekolah Marlina Halawa, SDN Hilinifa'oso dengan Kepala Sekolah Yamuria Halawa, SDN Hiliwosi dengan Kepala Sekolah Hatombowo Giawa.

Pantauan jarakpantau di Sub Rayon 20 yang berlokasi di SDN Susua dihadiri oleh, Kacabdis Kecamatan Ulususua Faduhusi Laia, Kepala SDN Susua Elizaman Laia, Kepala SDN Sisarahili Susua Jekson Laia, Kepala SDN Foikhu Fondrako Ramimbowo Laia dan Kepala SDN Hawa'uso Sopan Giawa. Selain itu, para siswa/i yang berada dalam 6 ruangan terlihat sangat serius dan teliti dalam melakukan pengisian di kertas jawaban yang telah disediakan.

Sementara itu, Pantauan  jarakpantau selama dua hari di Kantor Kacabdis/Pengawas Sekolah di Kecamatan Ulususua, hampir seluruh Panitia Penyelenggara US terlihat dan sama-sama memberikan segel pembungkusan kertas jawaban yang akan dibawa ke kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. (Budi Laia)

Gedung SMA Negeri I Ulususua Butuh Tembok Penahan Tanah




Kapala SMA Negeri I Ulususua, Perhatikan Giawa S.Pd (bajumerah) didampingi Ketua Komite Sekolah, Elirama Giawa (A.Garutu) dan dua orang ibu guru berfoto bersama di teras depan sekolah.

NISEL | MJP

Demi kenyamanan belajar mengajar anak-anak sekolah dan guru, gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Ramba-ramba Kecamatan Ulususua Kabupaten Nias Selatan butuh tembok penahan tanah (TPT). Pasalnya,  eks SMAN 2 Amandraya tersebut dinding dan lantainya retak berat karena tidak memiliki tembok penahan tanah.

 Menurut pengakuan Kepala SMAN I Ulususua, Perhatikan GiawaS.pd didampingi Ketua Komite Sekolah, Elirama Giawa(A.Garutu) dan guru-guru pengajar kepada wartawan belum lama ini mengatakan bahwa lahan SMAN I yang terletak di Desa Ramba-ramba tersebut sangat rawan ambruk apabila tidak segera di bangun tembok penahan dan situasi wilayah itu curah hujan sangat tinggi.

 “Kami sangat khawatir kalau air hujan nantinya akan mengikis tanah sekeliling halaman sekolah ini dan lama kelamaan bias roboh rata dengan tanah.  Untuk itu, kami dari pihak orang tua siswa meminta agar pihak terkait memberikan perhatian khusus demi keamanan dan kenyamanan anak-anak di sekolah,” ujar Perhatikan Giawa.

Dijelaskannya, gedung SMAN I tersebut berdiri sejak tahun 2011 dengan jumlah siswa/i awalnya 50 orang dan sekarang ini telah mencapai 150 orang dengan tenaga pengajar sebanyak 16 orang yang terdiri dari 2 orang PNS, 6 orang GBD, 7 orang GTT dan 1 orang bagian Tata Usaha. Ruang belajar 6 lokal dan luas lahan 60x75 meter persegi.

Selain itu, SMA I Ulususua tersebut masih membutuhkan adanya gedung Perpustakaan, gedung Laboratorium, Mobilier sekolah, kantor guru dan Kepala Sekolah.

Menyikapi hal tersebut, Humas Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Masyarakat Nias Indonesia Sumatera Utara  (DPD HIMNI Sumut), Budi Laia mengharapkan kepada Pemerintah dan instansi terkait agar memberikan perhatian serius terhadap sekolah tersebut.

“Kita mengharapkan agar Pemda Nisel dan pihak terkait memberikan perhatian serius demi kenyamanan dalam melaksanakan tugas belajar mengajar  di SMN I Ulususua,” tegasnya. (FB.Laia)

Cari Artikel Cinta

Kategori

 
Support : Berita Jakarta Terkini | Berita Sumatera Terkini |
Copyright © 2013. Media Jarak Pantau - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger